Pameran lukisan pertama di gedung baru “BATURAN Art Space”

Tahun 2022 adalah tahun yang special bagiDesa Batuan, karena tepat di tahun ini merupakan perayaan ke 1000 tahun bagi Desa batuan. Pada bulan Desember nanti, akan diselenggarakan acara untuk memperuingati perayaan 1000 tahun desa batuan. Di bulan Agustus, Indo Art House bekerja sama dengan Kelompok pelukis Baturulangun dan juga apparat Desa Batuan untuk menyelenggarakan acara pameran anak-anak yang bertajuk Rare Rupa. Pameran ini adalah salah satu acara bagian dari menyambut puncak acara di bulan Desember nanti.

Pameran Rare Rupa dibuka oleh tokoh tokoh penting bagi Desa Batuan, salah satunya adalah Bapak Ary Anggara selaku Kepala Desa Batuan, dan juga Bapak Anak Agung Gede Rai yang merupakan Founder dari Arma Museum Ubud, dan Bapak Warih Wisatsana selaku curator seni ternama di Bali. Acara ini dihadiri oleh ratusan pengunjung antusias, baik dari masyarakat local dan beberap turis asing.

Acara Pembukaan pameran Rare Rupa juga dimeriahi oleh pementasan Tari Condong anak dan ditemani oleh musik tradisional Gambuh Khas Desa Batuan. Indo Art House bertujuan untuk mendorong agar seni tradisi Desa Batuan agar tetap hidup dan dilestarikan, maka dari itu pameran ini adalah salah satu upaya untuk memberikan dorongan bagi para generasi muda.

Peresmian pameran rare rupa ditandai dengan pemukulan kul kul oleh para pembicara dan kemudian dilanjuti dengan peresmian Gedung baru yang diberi nama Baturan Art Space. Nama ini dipilih sesuai dengan prasasti Baturan, yang mana diharapkan agar generasi muda tetap mengindahkan sejarah dari desa Batuan. Peresmian nama Gedung baru disimboliskan dengan pemecahan kendi yang berisi bunga mempunyai makna agar Gedung ini bisa memberikan keharuman bagi Desa Batuan.

Leave a Reply