Tari Condong & Gambuh Membuka Acara Pameran Rare Rupa

Pembukaan pameran lukisan anak Rare Rupa pada hari Minggu, 14 Agustus 2022 dimeriahkan oleh tarian Condong dan juga Musik Gambuh. Sejarah dari Tari Condong memanglah sangat kental dengan Batuan, karena Gerakan Tari Condong diciptakan oleh Pangeran Sukawati.  Tari Condong ini dipentaskan oleh anak-anak Desa Batuan dan ditemanin alunan musik tradisional gambuh yang kini makin jarang kita lihat di Bali. Diharapkan dengan ini, kita dapat lebih memperkenalkan lagi pada masyarakat betapa indahnya gerak Tari condong ditemani oleh Musik Gambuh. Hal unik yang diselipkan di Tari Condong kali ini adalah ketika sang penari berinteraksi dengan anak – anak yang mengikuti pameran lukisan dengan memberikan mereka semangat untuk tetap giat belajar melukis, dan secara serentak para anak anak menjawab dengan lantang.

Adapun Pembukaan pameran lukisan anak Rare Rupa dihadiri oleh 5 orang undangan VIP dan juga Pasangan Jegeg-Bagus Gianyar yang baru saja terpilih di periode 2022. Pihak -pihak yang memberikan sambutan pada kegiatan pembukaan diantaranya Bapak Ketut Sadia selaku “Ketua Batur Ulangun”, Bapak Ary Anggara sebagai “Perbekel Desa Perbekel”, Bapak Nyoman Sancita Karma Resen sebagai “Perwakilan Indo Art House”, Pak Warih Wisatsana sebagai “Kurator Pameran”, dan terakhir Bapak Anak Agung Gede Rai sebagai “Pendiri Arma Art Museum”.

Dengan adanya pameran lukisan anak Rare Rupa ini, pihak dari Desa Batuan juga langsung meresmikan Gedung baru yang digunakan untuk pameran dengan nama Baturan Art Space. Simbolis pemukulan kul kul resmi membuka acara Pameran Lukisan Anak Rare Ripa, para anak anak yang mengikuti kegiatan ini sangat gembira sembari mengarahkan para tamu undangan untuk beranjak ke Gedung BAturan Art Space.

Leave a Reply